Jawaban atas tuduhan kepada Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawy (bag-4)

Juli 16, 2008

Al Inhirafat Al Fikriyah wadh dhalalat al Jaliyah min Abdirrahman bin Sarijan

oleh : Akhuna Wisdom

(Lanjutan bag-3)

TANGGAPAN ILMIAH THD BUKU “AL-QARADHAWI FIL MIZAN”

DR AL-QARADHAWI MEMBOLEHKAN MEMBUKA WAJAH & 2 TAPAK TANGAN

“Sikap DR al-Qaradhawi thd wanita SAMA DENGAN para tokoh emansipasi wanita dari dulu sampai sekarang, tapi sikap ini DIKEMAS dg sampul Islami & DIHIASI dg kalimat2 fiqhiyyah & dalil2 syariat.” (Pemikiran DR Yusuf al-Qaradhawi dalam Timbangan, hal. 341)

“..pendapat DR al-Qaradhawi ini (yg membolehkan wanita membuka wajah & 2 tapak tangan) SANGAT LEMAH & BERTENTANGAN DENGAN DALIL2 SHAHIH yg MEWAJIBKAN wanita menutup muka & 2 tapak tangannya..” (ibid)

“Adapun ORANG2 YG BERPEGANG pd pendapat DR al-Qaradhawi & lainnya, maka TIDAK DIRAGUKAN LAGI bahwa ia termasuk org yg MENGIKUTI HAWA NAFSUNYA. Sebab dalil2 mengenai hal tersebut SUDAH SANGAT JELAS bagi setiap org yg mencari kebenaran.” (ibid, hal. 342)

JAWABAN :

Cobalah kita simak kata2nya di atas, dlm tulisannya tersebut orang ini (Sulaiman al-Khurasyi) menekankan beberapa point sbb ;

1. DR al-Qaradhawi sama dengan pejuang2 emansipasi wanita (gender), bedanya hanya sekedar dihiasi kalimat fiqih & dalil2 syariat saja.

2. Pendapat yg membolehkan wanita membuka wajah & 2 tapak tangan sangat lemah & bertentangan dg dalil2 shahih (tanpa merinci mana dalil2 shahih yg dimaksud, hanya menyebutkan agar membaca kitab ‘Audatul Hijab karangan Muhammad bin Isma’il).

3. Orang-orang yang sependapat dg al-Qaradhawi dalam masalah ini dipastikan mengikuti hawa nafsu.

4. Dalil2 yang mewajibkan wanita menutup muka & 2 tapak tangannya sudah sangat jelas.
(mengenai masalah ini bisa dilihat kembali tulisan sebelumnya)

Untuk Baca entri selengkapnya »