Juli 9, 2008 pada 8:12 am (Ibroh)
Oleh: Dr. Yusuf Qaradhawi
DI ANTARA prioritas yang dianggap sangat penting dalam usaha perbaikan (ishlah) ialah memberikan perhatian terhadap pembinaan individu sebelum membangun masyarakat; atau memperbaiki diri sebelum memperbaiki sistem dan institusi. Yang paling tepat ialah apabila kita mempergunakan istilah yang dipakai oleh al-Qur’an yang berkaitan dengan perbaikan diri ini; yaitu:
“…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keaduan yang ada pada diri mereka sendiri…” (ar-Ra’d: 11) Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Juli 9, 2008 pada 3:07 am (Ibroh)
Ya Allah, Ku Mohon Rahmat-Mu
Di antara do’a yang dimunajatkan oleh Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ketua Persatuan Ulama Muslimin Dunia :
“اللهم إني أسألك رحمة من عندك، تهدي بها قلبي، وتجمع بها أمري، وتلم بها شعثي، وترد بها غائبي، وترفع بها شاهدي، وتزكي بها عملي، وتلهمني بها رشدي، وترد بها ألفتي، وتعصمني بها من كل سوء،
“Ya Allah, saya memohon kepada-Mu, rahmat dari sisi-Mu. Dengan rahmat-Mu Engkau menerangi hatiku. Dengan rahmat-Mu Engkau mengumpulkan dan memudahkan urusanku. Dengan rahmat-Mu Engkau balikkan sesuatu yang tiada dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau Angkat kesaksianku. Dengan rahmat-Mu Engkau sucikan amalku. Dengan rahmat-Mu Engkau ilhamkan kedewasaanku. Dengan rahmat-Mu Engkau kembalikan sesuatu yang hilang dariku. Dengan rahmat-Mu Engkau jaga aku dari segala keburukan.”
اللهم أعطني إيمانا ويقينا ليس بعده كفر، ورحمة أنال بها شرف كرامتك في الدنيا والآخرة، اللهم إني أسألك الفوز في القضاء، ونزل الشهداء، وعيش السعداء، والنصر على الأعداء.
Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Juli 9, 2008 pada 2:47 am (Ibroh)
Budaya Saling Menasihati Sesama Kader Dakwah
Oleh : DR. A. Satori Ismail, MA
بسم الله، الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله، وعلى آله وصحبه ومن تبع هداه ووالاه، أما بعد:
Sendi stabilitas dunia ada empat: Keberdayaan ulama (dengan ilmunya), keadilan para penguasa, kedermawanan orang-orang kaya dan doa para fuqara. Bila salah satu sendi tak berfungsi sebagaimana mestinya, maka akan terjadi instabilitas dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
Ulama secara etimologis adalah jama’ dari kata ‘alim’ Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Juli 8, 2008 pada 8:55 am (Ibroh)
Read and Think it !
Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan, ” apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami kejadian buruk ini semua ?” atau “kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?”
Here is a wonderful explanation. ..
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, “of course mom, I love your cake.”
“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan. “Yaiks,” ujar anaknya. “Bagaimana dengan telur mentah ?” “You’re kidding me, Mom. “Mau coba tepung terigu atau baking soda ?” “Mom, semua itu menjijikkan. “Lalu Ibunya menjawab, ” ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak.” Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancangan-Nya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya.
(dari millis sebelah- dengan sedikit perubahan yang diperlukan)
Tinggalkan sebuah Komentar